UPDATE LOMBA PUISI

INILAH PESERTA LOMBA PUISI KUMCER.COM

Berikut 181 judul puisi yang sudah diterima oleh redaksi kumcer.com:

Read the rest of this entry

About these ads

TERIMA KASIH

Puisi Oleh Alya Nurfakhira Zahra

Kau adalah malaikat
malaikat tanpa sayap
senyummu pemberi semangat
doamu adalah penuntun hidupku

Kau bercahaya lebih bercahaya dari seribu bulan
Kau tidak pernah membuatku marah
Tetapi akulah yang membuatmu marah
Kau tetap tegar menghadapinya

Doamu selalu mengalir seperti air
walaupun kau sudah jauh dariku
Ya Allah terima kasih karena telah memberikan orang tua terbaik
buatku

PASRAH

Puisi Oleh: Diah L Wardani

Kamu yang selalu menjamah naluriku
dan ini adalah jalan pelangi yang harus kita lalui
kita hanya bergayut pada satu kata yang begitu singkat hingga mengurai rasa kita
harapan tak terbatas terbentang diatara bias cahaya sang surya

Ku pejam mataku agar dapat kuraih segala rasa
agar dapat mendekap hatimu yang bukan sekedar angan
rindu meredupkan malam dan kebisuan yang tak berujung
seucap doa tak lagi bermakna didetak waktu yang terus berlalu
sejumput harap seperti hamparan pasir yang menyamarkan arah
kuhanya dapat bersimpuh dalam kepasrahan….

AIR BENING

Puisi Oleh: Liri Marzoeqie

air bening yang tertahan……
jangan kau keluar dari batas dinding permukaan mata….
kau harus bisa mnunjukkan pada dunia….
bahwa kau kuat manahan diri untuk bertahan…

walau teman hatimu mnangis dalam kesedihan…
biarkan hiruk pikuk resah dalam dadanya…
gemuruh senduh yag terus berkobar….
namun kau harus tetap brtahan..
jagan ada walau setetes untuk keluar….
agar tak ada ketertawaan dunia untuknya….

Read the rest of this entry

Ku Ajarkan Tentang Emak

Cerpen Oleh: Azwar Anas

Sudah sekitar sebelas tahun lebih, aku lupa kapan waktu itu aku berangkat ke Australia  di ajak Mr. Steward untuk mengisi bangku manajer keuangan di perusahaan properti terbesar kedua di negeri benua itu. Mr. Steward adalah dosen undangan semasa kuliah, dia menjadi kenalan baikku karena sering berdiskusi mengenai ilmu arsitek. Waktu itu aku baru saja menikahi seorang gadis, teman semasa kuliah yang aku ajak ke Australia sehari setelah pernikahan, tak sempat kita adakan pesta pernikahan di rumah.

Terakhir kali sebelum pelanconganku ke Negeri Kanguru, aku melihat Emak menangis di terminal kota Magelang, seraya membawakan makanan favoritku yaitu gethuk buatan Emak, dan setelah bus berhenti di lampu merah depan terminal perlahan tangisan Emak berubah menjadi senyuman.

Read the rest of this entry

Sudahkah anda berpelukan hari ini

Catatan Kecil Oleh Nia Bunda Al

berpelukan atau berdekapan adalah sebuah ungkapan kasih sayang dan kegembiraan seseorang yang diberikan pada dirinya sendiri atau orang lain. Dengan berpelukan seseorang yang hatinya sedang senang akan lebih gembira. Begitu juga di saat sedih, ia akan merasa orang lain memperhatikan masalah yang dialaminya. karena memunculkan rasa nyaman dan lebih menonjolkan rasa kekeluargaan, tak heran jika berpelukan banyaak dipakai di semua tempat. Pemimpin negara jika berkunjung ke negara laain pun akan berpelukan sambil berjabat tangan.

Read the rest of this entry

PENGUMUMAN LOMBA PUISI

Setelah satu bulan diserap, dipelajari dan dibaca oleh sesepuh FLP Kota Palembang, Mbak Evi dan Mbak Nani.

20 besar puisi

  1. Bersandar mimpi
  2. Bertaubatlah koruptor
  3. Orang-orangan Sawah
  4. Menu
  5. Dialog potret
  6. Jalan setapak
  7. Darah
  8. Bangun Pemuda
  9. Bapak aku takut dewasa dan modern
  10. Berguru Jadi Guru
  11. Berkawan Rindu
  12. Bisikan desa tercinta
  13. Bom waktu
  14. Bumi yang indah
  15. Darah
  16. Elegi mimpi
  17. Kopi pahit
  18. Makna sebuah penghambaan
  19. Puisi untuk guruku
  20. Sahabat

Juara puisi

  1. Orang-orangan sawah (Rp 300,000)
  2. Bersandar Mimpi (Rp 200,000)
  3. Bertobatlah Koruptor (Rp 50,000)

Komentator terbaik:

Untuk komentator terbaik semula hanya dipilih satu komentator terbaik dengan hadiah 100 ribu rupiah, namun panitia memutuskan untuk memilih dua komentator terbaik yang berhak mendapatkan uang masing-masing 50 ribu rupiah

Kepada para pemenang, diharapkan segera menghubungi redaksi kumcerku@gmail.com dengan mengirimkan no. rekening (Bank BCA) agar panitia bisa mentransfer hadiah secepatnya. Bagi pemenang yang dalam jangka 1 minggu belum menghubungi panitia, maka hadiah dianggap hangus.

 

TTD

Redaksi kumcer.com

CINTA ITU

Puisi Oleh Mira Jelitasatu

Cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi, . . .
Memberi banyak kehidupan, . . .
Membuat orang ingin tahu, . . .
Dan tiap orang pasti mengalami cinta, . . .

Cinta itu keikhlasan, . . .
Cinta itu Kemauan, . . .
Cinta itu saling mengerti, . . .
Cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati, . . .

Jadikan cinta litu indah dihatimu, . . .
Karena cinta bisa seindah yang kau mau, . . .
Aku mencintaimu
Dalam segala kurang dan lebihmu, . . .
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu, . . .

CINTA YANG TAK SEMPURNA

PUISI OLEH: Ayyank Aza Deh

Ada kata yang tak pernah mampu terusik
Tersimpan dalam hati yang sepi dengan apik

Mungkin aku tak dapat mencintaimu sempurna
Sesempurna bintang menerangi gelapnya malam
Berpondasikan harapan kelam

Di hamparan langit tak lagi kau temui diriku
Di sinar bulan tak ada lagi sebuah rasa berbagi
Di hembus angin tak ada lagi lagu mendendang diri
Di sepi hati tetap ada sebuah cinta tak kan meragu

Waktu berjalan tak sedikitpun kau ragukan impian
Ada cinta karena kita pernah sama bermimpi,,,
walau kini kita hanya mampu di persimpangan
Entah sampai kapan,,,

aku dan kamu cukup mengerti dengan semua ini

Aku, Kau, dan Pertemuan Itu

Catatan Kecil Oleh: Yudi Suhara Frawira Atmadja

aku dan pertemuan Dan kau pungut purnama letakkan dalam dada, hasrat menganga menahan nyala, semburat luka semasa.

“Aku tahu kau”
“Dan aku juga”
“Aku baca kau pada masa lalu “
“Tapi nostalgiku telah punah terbunuh”
Lalu mendung datang mengurung, merobek kenangan murung. Milyaran asa lepas menggantung tapi kita tetap saja jadi tragedi.

“Aku rindumu”
“Padahal aku tak merindu”
“Aku mimpikanmu”
“Pastikanku tak hantuimu”
Karena janji adalah mimpi terbeli pasrah tanpa garansi. Benar, kasih pasti benar, akulah sedih.

“Aku merana”
“Maka kembarakan imajimu”
“Aku tersiksa”
“Jadikan pasrah pelepas dahaga”
Genggam tanganku di tiap tangismu, lebur dendam tanpa ragu.
Lebar waktu sesungguhnya semu jika kita tak pernah bertemu..

- Yudi Suhara -

SAVE ME

Puisi Oleh: Fuad Fajar Samudra

terumbu Tubuhku tenggelam disini
tenggelam di kedalaman samudra
Rambutku tergerai disini
tergerai di dataran bumi

Tubuhku indah
Rambutku indah
Mataku indah
Semua indah
Kalau tak indah
tak mungkin mereka menjarah

Selamatkan aku dari kematian
Selamatkan aku dari kepunahan

Tubuhku tenggelam disini
tenggelam di kedalaman samudra
Mataku terpejam disini
Indah tak lagi berseri

Tubuhku indah
Rambutku indah
Mataku indah
Semua indah
Kalau tak indah
tak mungkin mereka menjarah

Selamatkan oh aku dari kematian
Selamatkan oh aku dari kematian
Selamatkan oh aku dari kematian
Selamatkan oh aku dari kepunahan

Fuad Fajar Samudra
Yogyakarta, 29 April 2013 (revisi)

Yang Terindah

Puisi Oleh: Senyum Tulus Cinderela

Yang terindah .
Dalam hatiku dan fikiranku . .
Dalam selembar kertas ku tuliskan . .semua tentang dirimu . .

Aku ingin mencintaimu .
Bagaikan seekor burung . . .
Yang terbang tanpa rasa ragu dihatiku ini . .
Aku ingin kau jaga cintaku,selalu dalam hatimu . .

Aku ingin engkau mengerti isi hati ini . . . .
Aku ingin kau pahami kehadiran cintaku ini . . .
Dan akupun ingin engkau tahu bahwa,dirimu adalah novel terindah yang pernah ku temui ….

"Love is… The Source of Life"

Puisi Oleh: Cholid Mawardi

Love is……
being happy for the other person
when they are happy,
being sad for the person
when they are sad,
being together in good times
and being together in bad times.

Love is……
the source of strength.
Love is……
being honest with the other person at all times.
Telling, listening, respecting the truth and never pretending.

Read the rest of this entry

SYUKUR

Puisi Oleh: Fukuro Hadinagara

Ada rekan yang membenci kehidupan
karena menurutnya hidup ini tidak adil,
karena dia tak pernah merasakan
kecukupan seperti orang lain.

…Satu,
kita merasa cukup bukan karena memiliki,
tapi karena mensyukuri.

…Dua,
hati yang mengeluh akan melihat apa pun
lebih baik daripada yang telah dimilikinya.

…Maka,
marilah kita lebih bersyukur,
agar kita mulai bisa melihat kehidupan
dengan mata dan hati yang adil.

antara semburat ungu & indahnya jingga

Puisi Oleh: Rani B. Sulaeman

Read the rest of this entry

BIARKAN

Puisi Oleh:Indra Jaya Aza

biarkan saja semua pergi
biarkan semua mengejek
biarkan semua merasa menang
biarkan hujan basahi bumiku
biarkan panas membakar kulitku
biarkan pohon pohon bertulisan namaku
biarkan awan gelap memenuhi langitku
biarkan bahtera terdampar di pulau kosong
biarkan saja,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
asal kau tetap mencintaiku………!!
Muka Mei 2013

Catatan malam : Yang Cantik

Puisi Oleh: Makhriady Mas

waktu senja,
kita tenggelam dalam duka
tenggelam arus usia
takut kehilangan sinar

masih ada malam
masih ada kunangkunang berpijar
jika mendung menutup langit

masih ada senyum
pengganti kebun mawar
masih ada nyanyian rindu
masih terasa sejuknya melati

hilangkan dukamu
segala keindahan ada diwajahmu
kau yang cantik

Makassar ,2 Mei 2013 ,02:06 wita
Makhriady

Would You Erase Me?

Resensi oleh:Yudi Suhara Frawira Atmadja

Ahh baru saja beres nonton film nya “Eternal Sunshine of the Spotless Mind” karya Om Charlie Kaufman yang dibintangi Jim Carrey dan Kate Winslet. Entah untuk keberapa kalinya saya menonton film ini tapi ttp saja ada sesuatu yang didapat di dalamnya :)
Mau coba sedikit mereview film Eternal Sunshine of the Spotless Mind dari sudut pandang saya yang masih terbatas. Filmnya bergenre drama, romance dan science-fiction. Pertama kali saya nonton sih filmnya agak membingungkan tetapi pada akhirnya saya menyadari ini merupakan salah satu film terbaik yang pernah ada. Saya suka dengan jalan ceritanya, walaupun agak sedih tapi pada akhirnya berakhir bahagia.

Read the rest of this entry

WANITA HUJAN

Puisi Oleh: Langit Ananda

Aku bukanlah satu
Tentang puteri bermahkota
Dalam barak bertahta permata
Aku hanya wanita biasa
Di bawah hujan

Pada kotak-kotak waktu
Ku selipkan sebongkah dua bongkah asa
Jalan curam berliku menuju kaki pelangi
Sedangkan telapak kakiku berdarah-darah
Gelap awan dipelupuk mata kosong
Sampah-sampah yang menyumpahiku
Darah menggelora

Read the rest of this entry

MENULIS MEMBUKA JENDELA

Menulis adalah proses memindahkan apapun yang menarik bagi penulisnya ke sebuah tulisan.
Apa yang disebut “menarik” bisa saja “sangat tidak menarik”.
Tapi jika seseorang menulis sesuatu, justru apalagi dengan terpaksa, pastilah karena ada sesuatu yang apa boleh buat, akhirnya dipertimbangkan dan diputuskan sebagai sesuatu yang dianggap penting.

Menarik, penting, dan sebagainya, adalah sesuatu yang dilihat, didengar, dirasa, dan dipikirkan.
Tak perlu dipilah lagi.
Bagaimana yang dirasa, dipikir, segalanya dialami sebagai totalitas.
Seperti hidup, kita tidak berpikir lagi, “Wah, saya sedang bernapas nih,” atau “Wah, jantung saya sedang berdetak nih,”: kita hanya hidup saja.

JATUH

Puisi Oleh: Shofiyyah Eth Mhier’Ahh

Kerancuan kini menyambangi diri
Tertumbangkan kelabilan yang kerap menghampiri
Tak bisa ku silang putih
Tak layak pula ku cari hitamnya
Tersungkur di atas sesal
Terjatuh oleh kesemuan

Hancur
Segala angan
Terkoyak hiruk pikuk yang tak karuan
Terombang ambing carut marutnya fatamorgana

Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,762 other followers